5 Tanda Rumah Perlu Direnovasi dengan Biaya Pinjaman Tanpa Agunan

Biaya renovasi rumah, sekecil apa pun nyaris selalu jatuh pada angka jutaan Rupiah. Kalau tidak punya uang saat kebutuhan itu datang bagaimana? Solusinya pakai pinjaman tanpa agunan. Kebutuhan terpenuhi, pinjaman pun bisa dibayar tanpa harus takut kehilangan aset berharga milik Anda. Meskipun alasannya beda-beda, inilah 6 tanda rumah perlu direnovasi.

1. Butuh Penampilan Baru

Selain karena ada bagian yang rusak, keinginan punya rumah dengan tampilan baru pastinya memerlukan renovasi. Momen ini kerapkali terjadi pada waktu seseorang baru beli rumah. Sebab lainnya mungkin karena rumah warisan, pindah lokasi, tertarik dengan iklan desain rumah, dan sebagainya. Apakah Anda juga mengalami hal ini?

Sah-sah saja kalau Anda ingin memiliki rumah dengan penampilan baru. Sama halnya dengan Anda saat beli baju baru demi jaga penampilan di hadapan publik. Untuk mewujudkan impian rumah semacam ini, Anda wajib menyediakan gambaran desainnya dulu. Biar yang menggarap rumah Anda bisa langsung mengikuti instruksi.

2. Jumlah Anggota Keluarga Bertambah

Syarat utama untuk renovasi rumah karena faktor ini hanya 2, yaitu Anda punya tanah tambahan di dekat rumah atau punya keinginan bikin rumah bertingkat. Manakah yang mau Anda pilih? Bila mau bikin rumah bertingkat, khusus untuk material dindingnya lebih baik pakai bata ringan. Soalnya kalau pakai bata merah, khawatir beban fondasi makin berat.

Lagi pula bata ringan itu mudah dipasang dan bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Selain itu, pastikan pula kondisi rumahmu jauh dari rawan bencana alam. Bata ringan itu rentan dengan goncangan. Dengan adanya pinjaman tanpa agunan, mau satu ruang atau dua ruang tambahan pun oke saja.

3. Dorongan dari Jiwa pada Kesan Rumah Lama

Perkara renovasi rumah tidak melulu berhubungan dengan kerusakan bagian-bagiannya. Bisa jadi karena desain rumah lama mengingatkanmu pada mendiang istri, kakek, atau orang-orang tercinta yang sudah meninggal. Sedangkan Anda ingin hidup tenteram tanpa merasa terganggu oleh kenangan bersama di rumah yang sama.

Upaya merenovasi rumah secara total barangkali jadi jalan yang bagus untuk melupakan momen itu. Tapi tentu saja butuh biaya yang mahal karena sama dengan membangun kembali, kecuali fondasinya. Apabila keberatan, cicil dulu materialnya sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Sebulan beli pasir, bulan berikutnya beli semen, dan lain-lain.

4. Sebagai Bagian dari Rencana Sebelum Menikah

Banyak kok yang mempersiapkan segalanya lebih dulu sebelum menikah, termasuk penampilan rumah yang bagus. Masak mau menikah, tampilan rumahnya masih acak-acakan? Apa kata mertua nanti? Minimal dirapikan. Prosesnya tentu butuh biaya berjuta-juta Rupiah. Dengan adanya KTA, keinginan semacam ini akan mudah terpenuhi.

Ini khusus Anda yang sudah punya rumah lebih dulu dan hanya merenovasi saja. Bukan membangun dari nol. Paling-paling tambahannya cuma keramik, cat dinding, plafon, hiasan di depan rumah, dan lain-lain. Itu saja sudah bagus. Minimal bikin mertua maupun calon pasangan hidup merasa nyaman saat pertama kali melihat kondisi rumah Anda.

5. Sebagai Bagian dari Nazar

Nazar itu termasuk janji yang wajib ditepati. Siapa tahu Anda pernah bernazar kalau suatu hari dapat ini-itu, mau renovasi rumah. Kelihatannya sepele. Tapi kalau tidak dilakukan, batin akan bersuara lebih lantang daripada saat Anda diam. Oleh karena itu, tunaikanlah. Dengan adanya KTA, nazar bisa terpenuhi meski kantong kering sekalipun.

Kenapa tidak ada faktor kerusakan dalam poin-poin di atas? Ya, semua orang sudah tahu kalau ada rumah yang rusak, pasti diperbaiki. Tapi sebagian alasan di atas seringkali dilupakan banyak orang. Jadi fungsi artikel ini juga bisa dijadikan pengingat. Toh sekarang sudah banyak yang menawarkan pinjaman tanpa agunan. Tinggal pilih saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *